Saturday, June 13, 2009

Cek Code Website dengan W3C Validator

naputra  |  at  12:36 PM  | 2 comments

Gak tau kenapa ya 2 hari ni ko mau napa napa malez ......mosting ja terakhir kemaren trus iseng iseng googling karna ada tugas tentang web design eh sambil jengkel ketik kata kunci "KODE WEBSITE "gak tau tuh bisa nyasar kehalaman yang menurut Forbiana Bagus trus tak coba sharing ja .......moga ja ada manfaatnya buat sobat forbia lannya ............hehe paan sih ???

INGIN website kita bisa lebih enak dibaca sama mesin pencari semacam Google, Yahoo atau yang lainnya.

Valid CSS Valid XHTML 1.0 Transitional lebih SEO Friendly maksudnya biar kode-kode bahasa di balik blog bisa lebih enak dibaca sama mesin pencari semacam Google, Yahoo atau yang lainnya.


Hal ini menjadi berpengaruh pada perubahan lay-out, tata letak widget/sidebar, content, termasuk image dan kode-kode bahasa pengiklanan yang kebanyakan menggunakan script berbasis Java. Karena wordpress adalah termasuk blog berbasis XHTML dan menggunakan bahasa PHP yang dilengkapi dengan CSS untuk pengaturan lay-outnya, maka diperlukan sebuah mesin validasi yang bisa mengecek apakah kode-kode yang digunakan dalam blog kita memenuhi standar XHTML dan CSS yang valid atau tidak. Kan ada tuh website atau blog yang pake tulisan di footer-nya dengan Valid XHTML atau Valid CSS, seperti yang ada dalam daftarnya di Blognya dr. Dani Iswara ini yang juga sudah valid semua kodnya. Namun ternyata banyak juga yang tidak terlalu memperhatikan tentang validitas kode di blognya.

Sekarang pertanyaannya adalah, software atau mesin validasi yang bagaimana yang bisa digunakan untuk ngecek kode website kita?

Disini saya hanya ingin sharing bahwa ada banyak website spesialis yang bisa dimanfaatkan untuk mengecek keabsahan kode di website kita, diantaranya :

  1. W3C Markup Validator; untuk mengecek validitas kode XHTML kita. Caranya cukup masukkan nama URL atau alamat website/blog kita, lalu klik Check atau tekan Enter. Kalo ingin lebih detil sehingga kita bisa tahu letak error-nya, beberapa opsi bisa dicentang seperti Show Source, Show Outline dan Validate Error Pages. Kalo sudah ditemukan letak errornya, silahkan dicari di filenya melalui file manager, perbaiki, save, lalu balik lagi ke halaman W3C dan Revalidate.
  2. W3C CSS Validator; untuk mengecek validitas kode CSS kita. Caranya sama dengan di atas, karena masih satu produsen. Jika kita tidak paham CSS kita versi berapa, pada More Option Profile-nya kita ubah menjadi No Special Profile, lainnya biarkan apa adanya. Lalu klik Check atau enter. Setelah kita ketahui profile CSS kita dan errornya, silahkan perbaiki dulu lalu kembali ke halaman W3C dan Revalidate. Simpel kan?! :?
  3. Selain W3C, ada juga mesin validator lain yang bisa dicoba yaitu Validome Validator. Masukkan URL atau alamat website atau blog yang mau dicek lalu biarkan setting lain dalam posisi auto, klik Validate dan lihat hasilnya. Jika berwarna merah berarti ada kode yang harus diperbaiki. Disini kita akan diberitahu letak kesalahan dan kekurangan script yang harus diperbaiki atau dilengkapi, jadi akan sangat mudah untuk membuat website kita lebih valid.


About the Author

Write admin description here..

2 comments:

  1. Wah Manteb nih Info.... Q juga baru belajar Web Design... Pusing Nih... Programnya PHP. + HTML.

    ReplyDelete
  2. sekalian pake Total Validator untuk menguji aksesibilitas ama screenshots di beberapa peramban juga bisa. :)

    ReplyDelete

Mohon Beri Komentar jika anda menyukainya

Copyright © 2013 FORBIANA. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger template. Proudly Powered by Blogger.